Home / Artikel / DESA ANAK KANDUNG PERUBAHAN

DESA ANAK KANDUNG PERUBAHAN

Tren pembangunan infrastruktur di era sekarang ini terfokus pada pembangunan melalui pinggiran. Pembangunan bersifat dari bawah ke atas (Buttom Up) mendukung penuh keberlangsungan derajat hidup masyarakat dari bawah yaitu masyarakat Desa. Desa dipandang gerbang utama atau ujung tombak dalam rangka pembangunan nasional sebab perencanaan dan realisasi tujuan bernegara ada pada Desa. Dengan itu, spirit sekarang ini pembangunan terletak pada Desa, karena Desa dari dulu sudah menganut sistem kemandirian (otonomi).

Sistem yang kita kenal di Desa adalah sistem yang berbasis kebudayaan, jadi unsur budaya dan agama menjadi pedoman untuk mengambil kebijakan. Formulasi kebijakan di Desa berada pada koridor budaya sehingga penyelesaian masalah di Desa dapat diselesaian melalui pendekatan agama dan budaya. Keunikan dan keunggulan Desa inilah mampu mejadi pedoman bagi Pemerintah Daerah dan Pusat sebagai rel dalam realisasi perencanaan pembangunan.

Pembagunan pada sektor pariwisata misalnya, Desa memiliki keunggulan dalam hal tersebut, bahkan potensi Desa dalam sektor pariwisata sangat kaya. Kekayaan akan keunikan sistem sosial dan budaya masyarakat Desa menjadi magnet para wisatawan. Melalui program pengembangan inilah peningkatan kesejahteran masyakarakat Desa dapat tercapai dan kreatifitas masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya dalam rangka mencapai tujuan pembangunan pedesaan.

Amanah konstitusi Negara Indonesia melalui Undang-undang Nomor 6 Tentang Desa menjadi dorongan peningkatan skala ekonomi usaha produktif rakyat desa. Harus disadari, posisi Desa sangat strategis dalam hal ini dan sekarang ini Desa sudah menjadi Anak Kandung Perubahan.#ddn

About didin septarahmadi

Check Also

“MICE” Peluang atau Tantangan

Berbicara tentang MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) merupakan strategi baru dalam pengembangan sistem menejerial …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *